Selangkah lebih maju yang disumbangkan pemikir Neo-Klasik adalah analisis yang lebih komprehensif tentang teori keseimbangan umum oleh Leon Walras. Walras dapat dianggap sebagai pendiri aliran atau mazhab Lausanne.
Karyanya Elements of pure economic (1878) dianggap sebagai suatu mahakarya dalam bidang ekonomi. Dalam bukunya tersebut Walras menjelaskan teori keseimbangan umum dengan pendekatan matematis (Djojohadikusumo, 1991).
Sebenarnya pemahaman tentang ketergantungan berbagai faktor dalam suatu sistem ekonomi bukanlah ide baru. Quesnay, sudah melihat interdependensi bagian-bagian ekonomi ini dalam Tableau Econoque-Nya.
Adam Smith juga telah menjelaskan proses pasar secara gamblang yang memperlihatkan antar hubungan bagian-bagian ekonomi. Cournot, seorang pakar eonomi dari Prancis, pada 1838 telah menganalisis problemaproblema ekonomi mikro dan menyimpulkan bahwa untuk memecahkan persoalan-persoalan ekonomi perlu mempertimbangkan sistem ekonomi secara keseluruhan.
Namun, Leon Walraslah yang mampu memberikan kisi yang lebih jelas tentang interdependensi bagian-bagian ekonomi ini dengan gamblang menggunakan model keseimbangan umumnya. Dengan amat jelas ia menguraikan bahwa perubahan dalam suatu faktor atau bagian ekonomi akan membawa perubahan pada variabel-variabel lain dalam sistem ekonomi secara menyeluruh.
Namun sayangnya, konsep dan model keseimbangan umum yang sudah dikembangkan Walras ini tidak diperhatikan oleh para pakar ekonomi di zamannya. Atas jasa Alfred Marshall, yang sangat menghargai konsep matematika Walras menyebabkan pemikiranpemikiran Walras kemudian dihargai orang dengan sepantasnya.
Ia kemudian dianggap sebagai pendiri dan pengembang ilmu ekonomi matematika, yang kira-kira 60 tahun kemudian dikembangkan oleh Friscch dan Tinbergen menjadi ilmu ekonometrika. Wassily Leontief kemudian mengembangkan konsep analisis input-output atas dasar matematika yang dikembangkan Walras.



Post a Comment