WcBma5LrLOg50X66kF3p5HaCfJ41Lo99JHjSF8cx
Bookmark

Pemikiran Ekonomi Kaum Skolastik

Pemikiran Ekonomi Kaum Skolastik

Pada masa ini pemikiran ekonomi sangat dipengaruhi oleh ajaran gereja dimana tidak dibenarkannya pengambilan bunga dan adanya perhatian yang besar mengenai keadilan.

Pendidikan pada masa itu diserahkan pada tokoh-tokoh gereja yang kemudian dikenal dengan nama “The Scholastics” sehingga masa itu disebut dengan zaman skolastik. Ada dua tokoh utama dari aliran skolastik, yaitu St. Albertus magnus (1206-1280) dan st. Thomas Aquinas (1225-1274).

1. St. Albertus Magnus

Albertus Magnus merupakan seorang filsufreligus dari jerman. Salah satu pandangannya yang terkenal adalah pemikirannya tentang harga yang adil dan pantas, yaitu harga yang sama besarnya dengan biaya dan tenaga yang dikorbankan untuk menciptakan barang tersebut.

Dengan berpatokan pada “harga yang adil dan pantas” ini, aktivitas ekonomi harus disertakan unsure tis. Seseorang yang menetapkan harga melebihi biaya-biaya dan pengorbanan lain untuk menciptkan barang, berarti dia telah melanggar etika dan tidak pantas di hormati.

2. Thomas Aquinas

Thomas Aquinas merupakan seorang teolog dan filsuf italia. Selain pengikut Albertus magnus, ajaran-ajaran Thomas Aquinas juga di pengaruhi oleh pandangan Aristoteles serta ajaran injil.

Dalam bukunya yang sangat terkenal, summa theological, Aquinas menjelaskan bunga dari uang yang dipinjamkan adalah tidak adil sebab ini sama artinya dengan menjual sesuatu yang tidak ada. Tak heran Thomas Aquinas sangat mengutuk Bunga dan memvonisnya sebagai Riba.

0

Post a Comment