WcBma5LrLOg50X66kF3p5HaCfJ41Lo99JHjSF8cx
Bookmark

Pemikiran Ekonomi Kaum Fisiokratis

Pemikiran Ekonomi Kaum Fisiokratis

Kaum merkantilis menganggap sumber kekayaan suatu Negara adalah perdagangan luar negeri. Berbeda dengan itu, kaum fisiokrat menganggap bahwa sumber kekayaan yang senayata-nyatanya adalah sumber daya alam.

Ini yang menyebabkan aliran ini dinamai aliran physiocratism, yaitu dari kata physic (alam) dan cratain atau cratos (kekuasaan), yang berarti mereka yang percaya pada hukum alam. Hukum alam yang penuh dengan keselarasan dan keharmonisan ini berlaku kapan saja, di mana saja, dan dalam situasi apapun (bersifat kosmopolit).

Beri manusia kebebasan, dan biarkan mereka melakukan yang terbaik bagi dirinya masingmasing. Pemerintah tidak perlu campur tangan, dan alam akan mengatur semua pihak akan senang dan bahagia. Inilah yang menjadi cikal bakal doktrin Let Do, Let Pass yang lebih di kembangkan Adam Smith menjadi Invisible Hand.

Mazhab Fisiokrat muncul pertama kali di Prancis menjelang berakhirnya zaman merkantilis yang diawali tahun 1756. Istilah “fisiokrat” berasal dari bahasa Yunani, dari kata “physia” berarti alam, dan “kratos” berarti kekuasaan.

Secara harfiah berarti “supremasi alam”. Tokohnya adalah Francois Quesnay (1654- 1774), seorang dokter ilmu bedah Prancis yang pernah menjadi dokter pribadi Raja Louis XV, dia juga dokter kepercayaan selir raja, Madame de Pompadour.

Di samping profesinya sebagai dokter, ia seorang ahli ekonomi yang menulis artikelnya ´ilmu ekonomi´ dalam Grande Encyclopedie.

Quesnay mengecam kebijaksanaan ekonomi Colbert, dengan mengatakan bahwa seorang menteri tidaklah pantas mengeluarkan kebijaksanaan hanya didorong oleh kecemburuan terhadap keberhasilan perdagangan Belanda dan keindahan industri barang-barang mewah.

Hal ini hanya akan menjebloskan negara Prancis dalam kebodohan yang amat dalam, dimana rakyat hanya bisa bicara mengenai “dagang” dan “uang”. Semuanya ini tidak lain hanya karena ulah Colbert yang telah menghancurkan sendi-sendi ekonomi rakyat Prancis (Karim, 2017). Quesnay membagi masyarakat menjadi ke empat golongan :

  1. Kelas masyarakat produktif,
  2. Kelas tuan tanah,
  3. Kelas yang tidak produktif atau steril, (saudagar dan pengrajin)
  4. Kelas masyarakat buruh/labor.

Dibandingkan dengan pemikiran-pemikiran ekonomi yang sudah disebutkan terdahulu, pemikiran Quesnay jauh lebih maju. Pola dan garis pemikirannya sudah tersusun dalam suatu kerangka dasar analisis tertentu mengenai gejala-gejala, peristiwa-peristiwa, dan masalah-masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat.

Pemikiran fisiokrat ini sudah mengunakan istilah “mazhab”, bukan pemikiran atau pandangan sebagaimana digunakan pemikiran-pemikiran terdahulu.

0

Post a Comment