Sistem Pengadaan Logistik

Table of Contents
Sistem Pengadaan Logistik

Prespektif yang tepat untuk memulai meninjau kegiatan logistik adalah dengan mendapatkan pengertian tentang kekuatankekuatan intern dan ekstern yang memengaruhi disain dari sistem logistik suatu perusahaan.

Sebagaimana halnya operasi dan koordinasi logistik itu harus terpadu, maka keempat bidang sistem operasi sistem ini pun harus pula berfungsi sebagai suatu totalitas. Kekuatan-kekuatan luar dari perusahaan adalah kekuatan bisnis lingkungan yang membatasi fleksibilitas disain perusahaan itu.

Secara bersama-sama kekuatan-kekuatan ini merupakan suatu lingkungan ekologis bagi perusahaan, meliputi struktur industri, perbedaan pasar pemerintah dan peraturan hukum, jaringan kerja industri, keadaan perekonomian dan gabungan saluran transaksi.

Jika suatu perusahaan mau bertahan hidup, maka seluruh sistemnya haruslah berfungsi sebagai totalitas. Dilihat secara sendiri-sendiri, masing-masing sistem ini atau setiap pusat kegiatannya tidak banyak manfaatnya.

Apabila suatu bagian tertentu memberikan sumbangan kepada total usaha, maka bagian tersebut mamperoleh manfaat ekonomis. Di dalam perusahaan, sistem logistik itu sangat perlu bagi terlaksananya transaksi.

Perusahaan yang menikmati efisiensi logistik akan memperoleh keuntungan dalam biaya dan jasa-jasa yang sulit diganti. Perusahaan yang telah memiliki jaringan fasilitas terpadu, kemampuan transportasi, komunikasi dan penanganan yang selaras dengan usaha-usaha keuangan.

Keseimbangan dalam sistem logistik dan keseimbangannya dengan bagian-bagian lain dari perusahaan adalah perlu selalu disesuaikan. Dalam jangka panjang, berbagai perubahan ekonomi dan institusional dapat membuang sistem yang ada itu tidak memadai lagi.

Kekurangan itu dapat meningkatkan biaya atau kerugian keuntungan kompetitif dari perusahaan-perusahaan saingan. Ada 5 komponen yang bergabung untuk membentuk sistem logistik, yaitu :

Struktur Lokasi Fasilitas

Jaringan fasilitas yang dipilih oleh suatu perusahaan adalah fundamental. Jumlah, besar dan pengaturan geografis dari fasilitas yang dioperasikan mempunyai hubungan langsung dengan kemampuan pelayanan terhadap nasabah perusahaan dan terhadap biaya logistiknya

Jaringan fasilitas suatu perusahaan merupakan serangkaian lokasi ke mana dan melalui mana meterial dan produk-produk diangkut, untuk tujuan perenacanaan, fasilitas-fasilitas tersebut meliputi pabrik, gudang dan toko. Seleksi serangkaian lokasi yang unggul dapat memberikan banyak keuntungan yang kompetitif.

Transportasi

Perusahaan mempunyai 3 alternatif untuk menetapkan kemampuan transportasinya. Pertama, armada peralatan swasta dapat dibeli dan disewa.

Kedua, kontrak khusus dapat diatur dengan spesialis transport untuk mendapatkan jasa pengangkutan. Ketiga, suatu perusahaan dapat memperoleh jasa dari suatu perusahaan transportasi berijin.

Pengadaan Persediaan

Kebutuhan akan transportasi di antara berbagai fasilitas itu didasarkan atas kebijaksanaan persediaan yang dilaksanakan oleh suatu perusahaan. Secara teoritis suatu perusahaan dapat saja mengadakan persediaan setiap barang yang ada dalam persediaannya.

Tujuan dari integrasi persediaan ke dalam sistem logistik adalah untuk mempertahankan jumlah item yang serendah mungkin yang sesuai dengan sasaran pelayanan untuk nasabah.

Komunikasi

Komunikasi adalah kegiatan yang seringkali diabaikan dalam sistem logistik. Kekurangan dalam mutu informasi dapat menimbulkan banyak sekali masalah. Kekurangan tersebut dapat digolongkan dalam dua kategori besar.

Pertama, informasi yang diterima mungkin tidak benar. Kedua, informasi mungkin kurang akurat dalam hal kebutuhan suatu nasabah tertentu.

Penanganan dan Penyimpanan

Penanganan dan penyimpanan menembus sistem ini dan langsung berhubungan dengan semua aspek operasi. Ia menyangkut arus persediaan melalui dan di antara fasilitasfasilitas dengan arus tersebut yang hanya bergerak untuk menanggapi kebutuhan akan suatu produk atau material.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan sistem pengadaan logistik?
Sistem pengadaan logistik adalah serangkaian proses yang digunakan untuk merencanakan, membeli, menerima, menyimpan, hingga mendistribusikan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh suatu organisasi. Sistem ini bertujuan memastikan kebutuhan logistik terpenuhi secara tepat waktu, efisien, dan sesuai anggaran.
2. Mengapa sistem pengadaan logistik penting bagi perusahaan?
Sistem pengadaan logistik sangat penting karena membantu perusahaan mengelola persediaan, mengurangi biaya operasional, menjaga kelancaran produksi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan melalui ketersediaan barang yang optimal.
3. Apa tujuan utama dari sistem pengadaan logistik?
Tujuan utama sistem pengadaan logistik adalah memastikan barang atau jasa tersedia dalam jumlah, kualitas, waktu, lokasi, dan biaya yang tepat sehingga mendukung kelancaran operasional perusahaan.
Bonpas Finance
Bonpas Finance Karena Mencoba Pasti Selalu Ada Kesempatan

Post a Comment