Pengertian Pasar Saham

Table of Contents
Pengertian Pasar Saham

Pasar modal adalah pertemuan antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana dengan cara memperjualbelikan sekuritas, sedang pasar saham adalah pasar yang penting karena merupakan tempat di mana harga saham (yang digunakan untuk "menilai” kinerja manajer) ditetapkan.

Ada dua jenis pasar saham, yaitu: organized exchange dan over-the-counter market, (Wijaya, 2016). Keputusan korporasi harus dianalisis dengan mempertimbangkan bagaimana serangkaian tindakan alternatif mungkin mempengaruhi nilai perusahaan.

Korporasi tertutup adalah korporasi yang dimiliki oleh beberapa individu yang biasanya berhubungan dengan manajemen perusahaan. Korporasi milik publik atau terbuka adalah korporasi yang dimiliki oleh sejumlah besar individu yang tidak secara aktif terlibat dalam manajemen.

Perlu diketahui bagaimana harga saham ditetapkan, sebelum mencoba mengukur bagaimana keputusan yang dibuat akan mempengaruhi nilai perusahaan, yaitu: menunjukkan bagaimana nilai saham ditentukan dan menunjukkan bagaimana investor mengestimasi tingkat pengembalian yang diharapkan diterima.

Modigliani-Miller dalam Brigham & Houston (2011) berpendapat bahwa kenaikan dividen oleh investor dilihat sebagai tanda atau sinyal bahwa prospek perusahaan di masa mendatang yang lebih baik.

Sebaliknya penurunan dividen akan dilihat sebagai tanda bahwa prospek perusahaan menurun (Latifusani &. Aisjah, 2016).

Pasar saham adalah semua tentang dinamika dan itulah sebabnya investor dan manajer dana telah berulang kali dihadapkan dengan masalah memprediksi harga saham secara akurat sehingga mendapatkan pengembalian yang layak (Malhotra & Tandon, 2013).

Tujuan utama manajemen adalah memaksimalkan kekayaan pemegang saham, caranya dengan memaksimalkan harga saham perusahaan. Pada akhirnya, memaksimalkan harga saham juga akan meningkatkan kesejahteraan sosial. Hak (istimewa) yang dimiliki investor saham :

  1. Hak kepemilikan (control of the firm), hak ini tercemin dalam voting right yang dimiliki investor. Makin besar kepemilikan, makin besar hak pemegang saham untuk mengontrol perusahaan.
  2. Preemptive right, hak investor saham untuk didahulukan dalam pembelian ‘saham baru’ yang diterbitkan oleh perusahaan, dengan tujuannya untuk melindungi hak kontrol investor dan untuk mengindari dillution of value.

Di Indonensia, jenis-jenis indeks harga saham yang ada di BEI, meliputi: Indeks Harga Saham Individual (IHSI), Indeks Harga Saham Sektoral (IHSS), Indeks LQ 45 (ILQ 45), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan Indeks Sariah atau Jakarta Islamic Index (JII).

Menurut Widoatmodjo (2015), IHSG merupakan indeks yang merangkum perkembangan hargaharga saham di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Penawaran Publik

Apabila saham korporasi tertutup ditawarkan kepada publik untuk pertama kalinya, maka perusahaan tersebut dikatakan go public. Pasar saham yang baru pertama kali ditawarkan ke publik disebut pasar penawaran perdana (initial public offering market - IPO)

Nilai Lembar Saham

Nilai lembar saham dihitung sebagai nilai sekarang dari aliran dividen saham yang diharapkan diterima di masa depan. Ada 2 pendekatan untuk melakukan penilaian suatu saham, yaitu :

a. Analisis Fundamental

Dasar pendekatan ini adalah bahwa harga saham dipengaruhi oleh kinerja perusahaan, sedangkan kinerja perusahaan itu dipengaruhi oleh kondisi industri dan perekonomian secara makro).

Menurut Tandelilin (2010), dalam melakukan analisis secara fundamental dengan menganalisis perusahaan, investor dapat memilih perusahaan yang layak untuk dijadikan alternatif investasi.

Beberapa pendekatam dalam saham, yaitu : Pendekatan Dividen (Pendekatan ini dilakukan dengan penilaian present value terhadap proyeksi dividen yang akan diterima Investor) dan Pendekatan Price Earning Ratio (PER), yaitu : digunakan untuk menilai harga saham dan mengindikasikan jangka waktu pengembalian dana pada tingkat harga Saham dan keuntungan perusahaan dalam periode tertentu.

b. Analisis Teknikal

Analisis Teknikal yaitu analisis yang dilakukan dengan memperhatikan perubahan harga saham dari waktu ke waktu. Analis teknikal berupaya untuk mengidentifikasi pola dan tren harga dalam pasar keuangan serta berupaya untuk mengeksploitasi pola tersebut (Artha et al, 2014).

Untuk asumsi dasar yang berlaku, adalah Harga pasar Saham ditentukan dari interaksi Supply and Demand, Supply and Demand dipengaruhi banyak faktor baik rasional maupun irrasional, Perubahan harga saham cenderung membentuk Trend tertentu, Trend dapat berubah karena pergeseran Supply and Demand.

Pergeseran Supply and Demand dapat dideteksi dengan mempelajari diagram dari perilaku pasar, dan pola-pola tertentu Trend pada masa lalu akan terulang pada masa yang akan datang. Analisis ini juga menganjurkan agar investor membeli sahamnya pada saat :

  1. Moving average line merata dan harga saham melampaui garis tersebut.
  2. Harga berada dibawah moving average line dalam kondisi naik.
  3. Harga dalam kondisi turun, berada di atas moving average line dan menaik sebelum menyentuh garis tersebut.

Relative Strength Analysis

Analisis kekuatan relatif ini berupaya mengidentifikasikan saham yang mempunyai kekuatan relatif terhadap saham lain (naik lebih cepat pada saat pasar meningkat, dan turun lebih lambat pada saat pasar tertekan).

Pertanyaan selanjutnya, kapan dilakukan penjualan dan pembelian saham maka jawabnya adalah :

  1. Jika harga pasar saham lebih kecil dari nilai intrinsik, saham tersebut sebaiknya dibeli serta dijual pada saat harganya meningkat (untuk memperoleh capital gain).
  2. Jika harga pasar saham sama dengan nilai intrinsik, dianjurkan tidak melakukan transaksi.
  3. Jika harga pasar saham lebih besar dari nilai intrinsik, saham tersebut dianjurkan dijual, ada kecenderungan harga menurun menyesuaikan nilai intrinsiknya.

Harga Saham Perusahaan

Harga saham merupakan nilai sekarang dari arus kas yang akan diterima oleh pemilik saham dikemudian hari (Zaimsyah et al, 2019). Menurut Zulfikar (2016), faktor yang mempengaruhi harga saham dapat berasal dari faktor internal dan eksternal perusahaan.

Disisi lain, faktor-faktor penentu hrga saham adalah : Arus kas yang dibayarkan kepada pemegang saham dan penentuan waktu arus kas serta risiko bagi perusahaan dengan pertumbuhan konstan, baik hasil dividen yang diharapkan maupun hasil keuntungan modal yang diharapkan adalah konstan.

Saham Preferen

Saham preferen adalah sekuritas hybrid yang memiliki beberapa karakteristik utang dan beberapa ekuitas. Kebanyakan saham preferen adalah perpetuitas. Nilai sebuah saham preferen perpetual dicari sebagai dividen dibagi dengan tingkat pengembalian yang diperlukan.

Saham preferen adalah sekuritas hybrid yang memiliki beberapa karakteristik utang dan beberapa ekuitas.

Komponen biaya saham preferen dihitung sebagai dividen saham preferen dibagi dengan harga penerbitan bersih, di mana harga penerbitan bersih adalah harga yang diterima perusahaan setelah dikurangi biaya flotasi: kps = Dps/Pn.

Biaya Ekuitas Saham Biasa Baru

Biaya ekuitas saham biasa adalah biaya laba ditahan selama perusahaan memiliki laba ditahan, tetapi biaya ekuitas akan menjadi biaya saham biasa baru setelah perusahaan kehabisan laba ditahan.

Biaya ekuitas bisa berupa ks atau ke. Biaya ekuitas saham biasa baru adalah lebih tinggi daripada biaya laba ditahan, karena perusahaan harus mengeluarkan beban flotasi untuk menjual saham.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan pasar saham?
Pasar saham adalah tempat atau sistem yang mempertemukan penjual dan pembeli saham untuk melakukan transaksi efek. Melalui pasar saham, perusahaan dapat memperoleh pendanaan dari investor, sementara investor berpeluang mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain) maupun pembagian dividen.
2. Apa fungsi utama pasar saham?
Fungsi utama pasar saham adalah sebagai sarana penghimpunan dana bagi perusahaan dan sebagai tempat investasi bagi masyarakat. Selain itu, pasar saham membantu meningkatkan likuiditas aset, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan transparansi dalam aktivitas bisnis.
3. Apa perbedaan pasar saham dan pasar modal?
Pasar saham merupakan bagian dari pasar modal yang khusus memperdagangkan saham perusahaan. Sementara itu, pasar modal mencakup berbagai instrumen keuangan lainnya, seperti obligasi, reksa dana, ETF, dan derivatif.
Bonpas Finance
Bonpas Finance Karena Mencoba Pasti Selalu Ada Kesempatan

Post a Comment