Mekanisme Perdagangan Pasar Modal

Table of Contents
Mekanisme Perdagangan Pasar Modal

Produk pasar modal secara luas dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori: yang diperoleh melalui investasi langsung, seperti saham dan obligasi, dan yang diperoleh secara tidak langsung, seperti melalui reksa dana.

Produkproduk tersebut kemudian berkembang seiring dengan perkembangan, sehingga memunculkan produk turunan, varian, dan hybrid. memiliki campuran dari kualitas-kualitas ini. Kategori berikut dapat digunakan untuk mengkategorikan produk pasar modal dengan investasi langsung.

Saham

Merupakan bukti keterlibatan atau kepemilikan dalam suatu perusahaan. Ciri-ciri hukum bagi pemegang saham :

  1. Risiko Terbatas (pemegang saham hanya bertanggung jawab atas jumlah uang yang disimpan di perusahaan).
  2. Ultimate Control (pemegang saham secara kolektif akan memutuskan tujuan dan arah perusahaan).
  3. Setelah kreditur, penerima sisa adalah penerima akhir dari pembagian laba operasi perusahaan dan sisa kekayaan selama proses likuidasi.

Saham Syariah

Saham syariah pada dasarnya adalah saham yang bidang usahanya menganut prinsip syariah. Buku Seri Literasi Keuangan Industri Jasa Keuangan Syariah ini memuat pembahasan saham syariah yang lebih komprehensif.

Saham syariah pada dasarnya adalah saham yang industrinya beroperasi sesuai dengan hukum syariah. Adapun yang dimaksud dengan menjunjung tinggi prinsip syariah antara lain :

  1. Perusahaan tembakau, penyalur miras, bank pelaku riba, dan tempat perjudian adalah contoh usaha yang industrinya tidak melanggar prinsip syariah.
  2. Perusahaan dengan Debt to Equity Ratio yang maksimal dan tingkat utang yang wajar. 82 persen, atau rasio utang maksimal 45 persen.
  3. Bisnis dengan pendapatan, seperti bunga bank, yang tidak sesuai dengan prinsip syariah tetapi pendapatannya kurang dari 10% dari keseluruhan pendapatannya.

Obligasi

Adalah jenis sekuritas berbasis utang yang menawarkan hasil investasi tetap hingga tanggal jatuh temponya. Obligasi datang dalam berbagai bentuk, termasuk :

a. Dari sudut pandang penerbit

  1. Obligasi yang diterbitkan oleh korporasi, baik itu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan mandiri.
  2. Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah federal dikenal sebagai obligasi pemerintah.
  3. Obligasi Daerah adalah obligasi yang diterbitkan pemerintah daerah untuk mendanai proyek-proyek kepentingan umum (utilitas).

b. Dilihat dari sistem pembayaran bunga

  1. Obligasi dengan kupon nol tidak menghasilkan bunga secara berkala. Namun, pada saat jatuh tempo, bunga dan pokok dibayar bersama.
  2. Obligasi dengan kupon yang dapat ditebus secara berkala sesuai dengan ketentuan penerbit disebut obligasi kupon.
  3. Obligasi dengan tingkat kupon tetap yang ditawarkan di pasar perdana sebelum masa penawaran dan akan dibayarkan secara berkala.
  4. ATD yang merupakan rata-rata tertimbang suku bunga simpanan bank umum dan swasta merupakan salah satu contoh benchmark yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kupon obligasi kupon mengambang yang tingkat kuponnya ditetapkan sebelum tanggal jatuh tempo.

c. Dilihat dari hak penukaran/opsi

  1. Obligasi dengan kemampuan untuk dikonversi menjadi saham perusahaan penerbit dikenal sebagai obligasi konversi.
  2. Obligasi dengan kemampuan untuk ditukar dengan sejumlah saham perusahaan afiliasi penerbit disebut sebagai obligasi yang dapat ditukar
  3. Obligasi yang "dapat ditarik kembali" adalah obligasi yang memiliki harga tertentu di mana penerbit memiliki opsi untuk membelinya kembali kapan saja.
  4. Obligasi yang memberi investor opsi untuk meminta penerbit membelinya kembali dengan harga tertentu selama masa obligasi dikenal sebagai obligasi putable.

d. Dilihat dari segi jaminan atau kolateralnya

  • Obligasi yang dijamin dengan aset tertentu yang dimiliki oleh penerbit atau. dengan jaminan pihak ketiga lainnya. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah sebagai berikut.
    • Obligasi dengan jaminan dari pihak ketiga adalah obligasi yang pembayaran pokok dan bunganya dijamin.
    • Obligasi Mortgage : Obligasi yang pembayaran bunga dan pokoknya didukung oleh agunan hipotek atas real estat atau aset tetap.
    • Obligasi yang disebut trust agunan didukung oleh portofolio sekuritas penerbit, seperti saham anak perusahaannya.
  • Obligasi yang tidak dijamin dengan aset tertentu tetapi dijamin dengan aset umum penerbit dikenal sebagai "obligasi tanpa jaminan"

e. Dilihat dari segi nilai nominal

  1. Obligasi Konvensional: Ini adalah obligasi dengan harga perdagangan umum Rp 1.000.000.000 per saham.
  2. Surat berharga pemerintah seperti Obligasi Ritel Indonesia dan Sukuk Ritel saat ini beredar di Indonesia. Obligasi Ritel didefinisikan sebagai obligasi yang diperdagangkan dalam satuan nilai nominal kecil.

f. Dilihat dari segi perhitungan imbal hasil

  • Obligasi yang dihitung dengan menggunakan sistem kupon dikenal sebagai obligasi konvensional bunga.
  • Obligasi yang disebut “Obligasi Syariah” adalah obligasi yang imbal hasilnya ditentukan dengan menggunakan rumus bagi hasil. Dua jenis obligasi syariah dipertimbangkan dalam perhitungan ini, yaitu :
    • Obligasi Syariah Mudharabah adalah obligasi syariah yang menggunakan akad bagi hasil sedemikian rupa sehingga diperoleh pendapatan pemodal setelah mengetahui pendapatan penerbit.
    • Obligasi Syariah Ijarah adalah obligasi syariah yang menggunakan perjanjian sewa sehingga kupon (ijarah fee) tetap dan dapat diketahui/dihitung sejak awal penerbitan obligasi.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan mekanisme perdagangan pasar modal?
Mekanisme perdagangan pasar modal adalah serangkaian proses transaksi jual beli efek, seperti saham dan obligasi, yang dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh otoritas pasar modal. Proses ini melibatkan investor, perusahaan sekuritas, bursa efek, lembaga kliring, dan lembaga penyimpanan.
2. Bagaimana mekanisme perdagangan saham di pasar modal Indonesia?
Perdagangan saham dimulai ketika investor membuka rekening efek melalui perusahaan sekuritas. Investor kemudian memasukkan order beli atau jual melalui aplikasi trading. Order tersebut diproses di sistem perdagangan BEI hingga terjadi kecocokan harga (matching). Setelah transaksi berhasil, dilakukan proses kliring dan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Apa yang dimaksud dengan kliring dan penyelesaian transaksi?
Kliring merupakan proses perhitungan hak dan kewajiban antara pembeli dan penjual setelah transaksi terjadi. Sedangkan penyelesaian (settlement) adalah proses perpindahan dana dan kepemilikan efek kepada masing-masing pihak sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Bonpas Finance
Bonpas Finance Karena Mencoba Pasti Selalu Ada Kesempatan

Post a Comment