Konsep Dasar Investasi

Table of Contents
Konsep Dasar Investasi

Pesatnya digitalisasi yang semakin canggih dan maju sangat memudahkan banyak orang untuk dapat meraih kebebasan keuangan. Kebebasan keuangan dapat dilakukan dengan investasi salah satunya. Kira kira apakah itu investasi?

Banyak orang yang menganggap bahwa investasi adalah kegiatan untuk menanam modal yang dilakukan oleh perorangan dalam skala ataupun jumlah yang besar dengan harapan yaitu mendapatkan keuantungan. 

Hal sederhana yang dapat dijadikan contoh investasi dilihat dari kehidupan seharihari yaitu misalnya adalah menabung, soft skill yang harus ditambah, dan juga membeli produk yang dapat dimanfaatkan untuk jangka panjang (BCA, 2022).

Investasi sangat penting untuk masa yang akan datang. Ada beberapa alasan mengapa setiap individu dan perusahaan harus memiliki investasi untuk masalah keuangannya.

Pertama, untuk melatih kemampuan keuangan. Kedua, meraih financial freedom, dan ketiga, yaitu persiapan kehidupan di masa depan (BNILife, 2021).

Konsep Dasar Investasi

Investasi adalah kegiatan untuk menanamkan modal ke dalam bentuk aset tertentu agar nilai aset yang lebih besar dibandingkan saat awal menanamkan modal.

Dengan adanya investor, harapan dari seorang investor yaitu nilai pada asetnya mengalami kenaikan dan otomatis akan menghasilkan keuntungan. Jenis dari aset investasi yang populer dikenal secara umum di antaranya adalah emas, saham, obligasi dan reksa dana.

Kemudian aset yang ditanamkan tersebut dikelola oleh lembaga ataupun pengelola yang telah mendapatkan kepercayaan dari investor, yang disebut dengan manajer investasi. Keuntungan dari pengembangan nilai investasi akan dibagikan kepada investor sebagai timbal balik perjanjian antara keduanya.

Jika dilihat dari kacamata perekonomian, produk baik barang maupun jasa sehari-hari bukanlah aset yang diinvestasikan melainkan produk baik barang dan jasa yang dapat memberikan keuntungan di masa yang akan datang (BCA, 2022).

Investasi yaitu penempatan sejumlah dana saat ini dengan harapan memperoleh keuntungan pada masa yang akan datang. Pembedaaan Investasi dibagi menjadi :

  1. Investasi pada financial assets (Pasar uang (sertifikat deposito, commercial papers) dan Pasar modal (saham, obligasi, dan lainlain).
  2. Investasi pada real assets (Dilakukan dengan pembelian asset; produktif, pembangunan pabrik, dan pembelian mesin, dan lain-lain).

Selain memberikan keuntungan secara finansial untuk kebutuhan di masa yang akan datang. Namun ternyata banyak tujuan dari investasi (BCA, 2022) yaitu sebagai berikut :

  1. Menambah aset dan harta kekayaan
  2. Mempersiapkan kondisi finansial yang stabil di masa depan maupun mempersiapkan untuk dana pensiun
  3. Membentuk dan memupul kebiasaan gaya hidup hemat
  4. Memiliki dana darurat
  5. Mencapai tujuan keuangan di masa depan
  6. Memberikan proteksi terhadap aset dari tekanan inflasi atau menjaga nilai uang dari inflasi.

Adapun istilah–istilah dalam investasi pasar modal, yaitu :

  1. Emiten (issuer) adalah perusahaan yang menerbitkan saham.
  2. Perusahaan listing adalah perusahaan yang telah mencatatkan pada bursa saham.
  3. Perusahaan Publik adalah perusahaan yang sahamnya telah dimiliki oleh minimal 300 pemegang saham dan memiliki modal disetor minimal 3 milyar rupiah.
  4. Investor adalah individu atau lembaga yang melakukan pembelian saham.
  5. Penjamin Emisi (Underwriter) pihak yang membuat kontrak dengan emiten untuk melakukan penawaran umum tanpa melakukan pembelian.
  6. Harga perdana adalah harga saham sebelum dicatatkan dibursa efek.
  7. Capital gain, keuntungan karena selisih harga jual dengan harga beli.
  8. Capital loss, kerugian karena selisih antara harga jual dengan harga beli.
  9. Pasar perdana (primary market), pasar penjualan saham perusahaan sebelum dicatatkan pada bursa efek.
  10. Pasar sekunder (secondary market), pasar penjualan saham di bursa efek setelah saham dicatatkan di bursa.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan konsep dasar investasi?
Konsep dasar investasi adalah prinsip-prinsip utama dalam menempatkan dana pada suatu aset atau instrumen keuangan dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa depan. Investasi dilakukan untuk meningkatkan nilai kekayaan, melindungi aset dari inflasi, dan mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.
2. Mengapa memahami konsep dasar investasi itu penting?
Memahami konsep dasar investasi sangat penting karena membantu investor mengambil keputusan yang lebih tepat, mengelola risiko, memilih instrumen yang sesuai, serta menghindari kerugian akibat kurangnya pengetahuan tentang dunia investasi.
3. Apa hubungan antara risiko dan keuntungan dalam investasi?
Dalam investasi berlaku prinsip high risk, high return, yaitu semakin tinggi potensi keuntungan yang diharapkan, maka semakin besar pula risiko yang harus ditanggung. Sebaliknya, investasi dengan risiko rendah biasanya menawarkan keuntungan yang lebih stabil namun relatif kecil.
Bonpas Finance
Bonpas Finance Karena Mencoba Pasti Selalu Ada Kesempatan

Post a Comment