Analisis Fundamental Saham dan Analisis Teknikal
Dalam menentukan pilihan investasi khususnya saham ppara investor bisa menggunakan analisis fundamental maupun analisis teknikal. Menurut Adnyana (2020) analisis fundamental adalah analisis sekuritas atau surat berharga yang menggunakan data.
Seluruh data fundamental dan faktorfaktor ekonomi yang berhubungan dengan perusahaan atau badan usaha tersebut. Data fundamental yang biasa digunakan investor adalah data keuangam, data informaasi pangsa pasar, perputaran atau siklus bisnis dan sejenisnya.
Sedangkan data eksternal yang berhubungan dengan perusahaan adalah seperti kebijakan pemerintah, tingkat suku bunga dan sejenisnya.
Analisis teknikal menurut Adnyana (2020) adalah analisis untuk memperkirakan harga sahanm (Kondisi pasar) dengan mengamati pergerakan harga sahanm tersebut (kondisi pasar) di waktu yang lalu.
Analisis teknikal ini berdasarkan pada teori yang mengatakan bahwa perubahan harga saham terjadi karena adanya kekuatan permintaan dan penawaran.
Sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran, harga saham akan mengalami kenaikan jika terjadi kenaikan permintaan demikian sebaliknya harga saham akan mengalami penurunan jika terjadi penurunan pada permintaan.
Dengan menggunakan analisis teknikal investor dapat melakukan analisis dengan melihat grafik saham sebahgai ukuran kinerja sebuah saham. Dalam memahami konsep dasar mengenai bar chart pergerakan harga saham yaitu digambarkan dalam dua warna yaitu hijau dan merah.
Batang berwarna hijau menunjukkan bahwa harga saham penutupan pada interval tertentu lebih tinggi dibandingkan harga pembukaan. Sedangkan bar chart berwarna merah menunjukkan bahwa harga penutupan lebih rendah dibandingkan harga pembukaan.
Berikut ini adalah contoh pergerakan harga saham yang disajikan dalam bentuk grafik.
Dalam mengamati pergerakan harga saham ada beberapa jenis chart yang harus dipahami oleh investor sebagai bekal pengetahuan dasar dalam pemgambilan keputusan investasi yaitu:
Line Chart
Grafik saham garis atau biasa dikenal dengan istilah line chart merupakan grafik harga saham yang paling dasar. Grafik ini akan menunjukkan data secara berkelanjutan selama periode waktu tertentu.
Grafik Saham batang
Grafik saham batang biasa dikenal dengan istilah bar chart merupakan grafik yang menggambarkan data pergerakan harga saham pada periode waktu tertentu. Setiap bar atau batang menunjukkan data harga pembukaan (open), harga tertinggi (high), harga terendah (low) dan harga penutupan (close).
Grafik Saham Lilin (Candlestick Chart)
Grafik saham lilin atau biasa dikenal dengan istilah candle stick chart merupakan jenis grafik yang komponen harga sahamnya hampir sama dengan bar chart. Misalnya data harga saham tertinggi, harga saham terendah, harga pembukaan dan harga penutupan suatu saham.
Kemampuan dalam membaca grafik pergerakan saham harus dimiliki oleh seorang investor khususnya bagi investor pemula. Grafik pergerakan saham selalu menunjukkan kondisi pasar yang selalu berulang. Gambar di bawah ini adalah contoh pergerakan harga saham PT Bank BNI.
PT bank BNI merupakan salah satu saham yang aktif dan termasuk dalam list indeks LQ45. Secara sederhana dari grafik tersebut pergerakan harga saham dari tahun 2010 sampai dengan 2020 menunjukkan pergerakan harga saham yang relatif stabil.
Pergerakan harga yang tidak begitu fluktuatif naik dan turunnya akan membantu investor dalam menentukan kriteria saham yang bisa dipilih. Khususnya bagi investor yang memilih strategi pasif.
Kesimpulan
Dalam melakukan pengambilan keputusan investasi khususnya di bidang saham, investor harus memahami konsep dasar mengenai saham dan bagaimana cara melakukan penilaian saham.
Dengan memahami berbagai konsep dasar tersebut maka investor akan dapat melakukan analisis sederhana dan melakukan pembelian saham yang bisa memberikan nilai return yang optimal.
Konsep strategi pembentukan portofolio juga merupakan konsep dasar yang harus dipahami oleh seorang investor dalam menentukan pilihan saham-saham yang dapat dijadikan investasi.
Dengan memahami strategi aktif dan strategi pasif dalam pemilihan portofolio investor dapat menentukan pilihan dan langkah apa yang harus diambil ketika melakukan pembelian atau memilih saham yang akan dijadikan investasi.
Kemampuan dasar dalam membaca pergerakan saham yang biasa digunakan pada analisis teknikal saham maupun obligasi harus dimiliki oleh seorang investor.
Dengan memahami pergerakan harga saham yang terus menerus menlakukan uodate terbaru diharapkan seorang invesot akan mempunyai analisis yang akurat sehingga lebih bijaksana dalam melakukan pengambilan keputusan investasi khususnya pada investasi saham.



Post a Comment