Proses Bisnis Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur

Table of Contents
Proses Bisnis Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur

Peran akuntansi dalam bisnis ialah menyediakan laporan keuangan untuk pihak yang berkepentingan. Laporan keuangan dihasilkan dari suatu proses pencatatan transaksi keuangan.

Transaksi keuangan erat kaitannya dengan kegiatan yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Oleh karena itu, kalian harus memahami terlebih dahulu kegiatan usaha dari setiap jenis perusahaan. Perusahaan berdasarkan kegiatan usahanya dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu jasa, dagang, dan manufaktur.

1. Perusahaan Jasa

a. Pengertian Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha pokok di bidang jasa, yaitu dengan memberikan pelayanan (service). Adapun pengertian perusahaan jasa menurut beberapa ahli yaitu:

  1. Menurut Philip Kotler (2012: 356), jasa adalah suatu tindakan satu pihak kepada pihak lain yang bersifat abstrak atau tidak berwujud dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan pada orang lain.
  2. Menurut Arini T. Soemohadiwidjojo (2017: 8), perusahaan jasa (service business) adalah perusahaan yang menghasilkan produk dalam bentuk jasa atau pelayanan dalam berbagai bidang, yang memberikan kecepatan, kemudahan, serta kenyamanan bagi konsumen.

b. Jenis Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa yang ada saat ini sangat beragam dan semakin berkembang. Adapun jenis-jenis perusahaan jasa terdiri dari jasa transportasi, jasa akomodasi, jasa rumah tangga, jasa penunjang transportasi, jasa konsultasi, jasa hukum, jasa kesehatan, jasa pengiriman atau ekspedisi, jasa asuransi, jasa keuangan, dan jasa telekomunikasi.

c. Karakteristik Perusahaan Jasa

Pernahkan kalian memperhatikan perusahaan jasa, tentunya perusahaan jasa mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jenis perusahaan yang lain. Berikut adalah karakteristiknya:

  1. Tidak berwujud (intangibility) Produk jasa tidak memiliki produk fisik, karena tidak dapat dilihat dan diraba, tetapi dapat dirasakan setelah ada transaksi.
  2. Layanan yang berbeda (heterogen) Kualitas jasa yang diberikan akan berbeda untuk setiap konsumen karena sangat bergantung pada siapa yang memberikan jasa, tempat, dan waktu jasa tersebut disampaikan.
  3. Tidak terpisahkan (inseparability) Produk jasa diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan sehingga tidak terpisahkan dari sumbernya.
  4. Cepat hilang (perishability) Produk jasa tidak dapat disimpan dan harus segera dikonsumsi pada saat diperoleh. Dengan demikian, manfaat produk jasa bagi konsumen akan habis dengan cepat.

d. Proses Bisnis Akuntansi pada Perusahaan Jasa

Kegiatan utama perusahaan jasa adalah memberikan jasa kepada konsumen. Pemberian jasa kepada konsumen tentunya akan mendapatkan penghasilan. Selain penghasilan, ada juga pengorbanan yang harus dikeluarkan.

Kegiatan tersebut berkaitan dengan transaksi keuangan yang harus dicatat dalam proses akuntansi. Dalam akuntansi, setiap transaksi keuangan harus disertai dengan dokumen pendukung, yaitu bukti transaksi. Berdasarkan uraian di atas, proses bisnis akuntansi pada perusahaan jasa antara lain:

  1. Transaksi keuangan yang berkaitan dengan penyerahan jasa dan pembayaran beban-beban
  2. Pendokumentasian transaksi keuangan
  3. Pencatatan transaksi keuangan
  4. Pengolahan transaksi keuangan
  5. Pelaporan keuangan

2. Perusahaan Dagang

a. Pengertian Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya membeli barang lalu dijual kembali tanpa mengubah bentuknya. Menurut Didin Fatihudin (2019: 142), perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan pokoknya melakukan pembelian suatu barang kemudian dijual kembali tanpa mengubah bentuk maupun fungsi dari barang tersebut.

Pendapat lainnya dikemukakan oleh Arini T. Soemohadiwidjojo (2017: 10), perusahaan dagang adalah perusahaan yang membeli barang berwujud dari pemasok dan menjualnya langsung kepada konsumen tanpa melakukan pengolahan lebih lanjut untuk mengubah sifat produk tersebut.

b. Jenis Perusahaan Dagang

Perusahan dagang terdiri dari beberapa golongan, yaitu distributor, agen tunggal, toko swalayan, toko serba ada, mini market, pengecer, dan lain-lain. Berdasarkan produk yang diperjualbelikan, perusahaan dagang dibedakan menjadi perusahaan barang produksi dan perusahaan dagang barang jadi. 

Berdasarkan skala usahanya, perusahaan dagang dibedakan menjadi perusahaan pedagang besar, perusahaan dagang perantara, dan perusahaan dagang pengecer.

c. Karakteristik Perusahaan Dagang

Kegiatan utama perusahaan dagang adalah melakukan pembelian dan penjualan barang dagang. Karakteristik lainnya adalah:

  1. Perusahaan tidak melakukan proses produksi
  2. Ada wujud barang dagangan yang diperjualbelikan
  3. Perusahaan memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli.

d. Proses Bisnis Akuntansi pada Perusahaan Dagang

Kegiatan utama perusahaan dagang adalah membeli barang lalu dijual kembali kepada konsumen tanpa mengubah bentuknya. Penjualan barang kepada konsumen tentunya akan mendapatkan penghasilan. Ada pengorbanan yang harus dikeluarkan, yaitu pada saat pembelian barang dan pengeluaran bebanbeban.

Kegiatan tersebut berkaitan dengan transaksi keuangan yang harus dicatat dalam proses akuntansi. Dalam akuntansi, setiap transaksi keuangan harus disertai dengan dokumen pendukung, yaitu bukti transaksi. Berdasarkan uraian di atas, proses bisnis akuntansi pada perusahaan dagang antara lain sebagai berikut:

  1. Transaksi keuangan baik penjualan dan pembelian barang secara tunai ataupun kredit
  2. Pembayaran beban-beban
  3. Penerimaan dari pendapatan lain-lain
  4. Pendokumentasian transaksi keuangan
  5. Pencatatan transaksi keuangan
  6. Pengolahan transaksi keuangan
  7. Perhitungan harga pokok penjualan dan pelaporan Keuangan

3. Perusahaan Manufaktur

a. Pengertian Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang kegiatannya mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Menurut Sri Tarmiyati (2019: 3), perusahaan manufaktur identik dengan pembelian bahan baku yang kemudian diolah menjadi barang jadi dengan mengeluarkan biaya-biaya untuk memproses bahan baku tersebut.

b. Jenis Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur menghasilkan berbagai jenis barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut hasil produksinya, perusahaan manufaktur terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

  1. Makanan
  2. Pakaian dan tekstil
  3. Elektronika, komputer, dan transportasi
  4. Minyak, kimia, dan plastik
  5. Logam
  6. Kayu, kulit, dan kertas

c. Karakteristik Perusahaan Manufaktur

Berdasarkan pengertian dan jenis perusahaan manufaktur, tentunya kalian bisa memberikan kesimpulan bahwa perusahaan manufaktur memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang. Berikut ini adalah karakteristik perusahaan manufaktur:

  1. Produk yang dihasilkan berwujud.
  2. Adanya biaya produksi.
  3. Terdapat penyimpanan persediaan, baik bahan baku, barang setengah jadi, maupun barang jadi.
  4. Keuntungan diperoleh dari selisih harga jual dengan biaya produksi.

d. Proses Bisnis Akuntansi pada Perusahaan Manufaktur

Kegiatan utama perusahaan manufaktur adalah mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi, lalu dijual kepada konsumen. Penjualan barang kepada konsumen tentunya akan mendapatkan penghasilan.

Tentu ada pengorbanan yang harus dikeluarkan, yaitu pengeluaran pada proses produksi dan pengeluaran-pengeluaran lainnya. Kegiatan tersebut berkaitan dengan transaksi keuangan yang harus dicatat dalam proses akuntansi.

Dalam akuntansi, setiap transaksi keuangan harus disertai dengan dokumen pendukung, yaitu bukti transaksi. Berdasarkan uraian di atas, proses bisnis akuntansi pada perusahaan manufaktur antara lain ialah:

  1. Pembelian persediaan bahan baku dan penolong serta pembayaran biaya tenaga kerja
  2. Pembayaran pengeluaran lainnya untuk proses produksi dan operasional perusahaan
  3. Penjualan barang jadi
  4. Pendokumentasian transaksi keuangan
  5. Pencatatan transaksi keuangan
  6. Pengolahan transaksi keuangan
  7. Perhitungan biaya produksi, harga pokok produksi, dan harga pokok penjualan, serta pelaporan keuangan.
Bonpas Finance
Bonpas Finance Karena Mencoba Pasti Selalu Ada Kesempatan

Post a Comment